Kinds of plants are efficacious for the treatment of various diseases.'s Health tips, explanations of disease, healthy lifestyle, motivation
Thursday, November 25, 2010
Buah buahan Pendongkrak Libido
Ada berbagai macam makanan yang dapat membantu meningkatkan libido. Salah satunya adalah buah yang juga dapat meningkatkan kadar hormon dan testosteron Anda.
Untuk meningkatkan performa seks yang mantab, tak perlu mengeluarkan dana yang besar untuk membeli pil-pil peningkat libido. Ternyata bahan alami seperti buah-buahan bisa juga menjadi solusi penambah gairah untuk Anda dan pasangan.
Seperti dikutip hubpages, tiga buah berikut ini dipercaya dapat mendorong gairah seks.
Alpukat
Kandungan asam folat pada alpukat dapat mendorong hasrat seksual. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat meningkatkan energi.
Pisang
Pisang juga dapat meningkatkan libido karena mengandungan enzim bromelain. Kandungan kalium dan vitamin B pada pisang bermanfaat pula untuk meningkatkan energi.
Kurma
Buah yang berasal dari timur tengah tersebut dipercaya dapat mendorong gairah seks. Kurma juga memiliki kandungan asam amino yang tinggi bermanfaat untuk stamina seksual.
Bayam Atasi Anemia sampai Sembelit

Ilustrasi
Bayam Sayur kesukaan tokoh kartun pelaut Popeye memang enak jika dijadikan sayur bening. Selain menghilangkan lesu, bayam yang dibuat menjadi jus bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, mulai dari anemia sampai gangguan pencernaan.
Bayam, tanaman sayuran yang dikenal dengan nama ilmiah Amaranthus spp (dalam bahasa Yunani, amaranth berarti abadi), pada mulanya dikenal sebagai tanaman hias. Namun, setelah diketahui mengandung berbagai macam zat gizi, tanaman ini lalu dipromosikan sebagai sumber pangan juga.
Kandungan gizi bayam demikian banyak. Menurut dr Seno Sastroamidjojo, dalam 100 gram bayam terkandung tenaga sebesar 21,0 kcal, air 92,9 gr, protein 2,1 gr, lemak 0,2 gr, karbohidrat 2,7 gr, serabut 0,7 gr, abu 1,4 gr, kalsium 90,0 mg, fosfor 29,0 mg, besi 3,8 mg, natrium 131,0 mg, kalium 385,0 mg, betakaroten 4080,0 ug, vitamin B1 0,08 mg, vitamin B2 0,15 mg, niacin 0,7 mg, dan vitamin C 76,7 mg. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi inilah, bayam sering disebut sebagai “King of Vegetables” atau “Raja Sayuran“.
Kandungan asam folat dan asam oksalat membuat bayam bisa dipakai untuk membantu mengatasi berbagai macam masalah. Misalnya menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit gusi, mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala, dan rambut. Yang paling terkenal adalah mengobati rasa lesu dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah.
Lebih dari itu, serat yang cukup tinggi pada bayam-lah yang membuat sayuran ini bagus untuk pencernaan kita. Dengan demikian, penyakit seperti sembelit, jantung, stroke, dan persoalan mengenai tekanan darah dan pembuluh darah bisa diatasi.
Namun, di samping bermanfaat, bayam tetap memiliki keterbatasan. Kelemahan bayam terletak pada saat proses pengolahannya. Kita tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci aluminium. Aluminium ini bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam.
Lebih dari itu, kita juga tidak boleh mengonsumsi sayur bayam kalau sayur tersebut sudah lewat dari lima jam sejak dimasak. Seperti sayuran lain, bayam juga tidak baik bila dimasak terlalu lama di atas api karena hal itu menyebabkan gizi pada bayam banyak terbuang.
Yang paling penting dan harus diperhatikan adalah mereka yang menderita asam urat dan rematik. Mereka tidak boleh mengasup sayur jenis ini karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asam urat kambuh. Ini terjadi karena kandungan zat purin dalam bayam sangat tinggi. Purin inilah yang kemudian diubah menjadi asam urat dalam tubuh.
Berbagai Ramuan Bayam
Selain dibuat sayur bening, kita bisa menggunakan bayam untuk keperluan pengobatan. Berikut ini beberapa ramuan bayam yang diambil dari berbagai sumber, salah satunya dari buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Bagian 2.
Sembelit, Sakit Gusi, Tukak Lambung
Bahan :
- seikat bayam
- sesendok madu
Cara Membuat:
Cara I
Bersihkan bayam terlebih dahulu dan potonglah akarnya. Masukkan dalam juicer. Setelah itu, minumlah jus sebanyak setengah liter sehari. Lakukan selama beberapa hari.
Cara II
Setelah dicuci dan dipotong, giling bayam sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Setelah itu, peras dan saring. Minum tiga kali sehari, setiap kali setengah cangkir.
Asma, Eksim Kulit
Bahan:
- lima batang bayam duri
- lima gelas air
Cara Membuat:
Potong-potonglah lima batang bayam, termasuk daun dan kembangnya. Rebus potongan itu menggunakan lima gelas air selama 7-10 menit. Air hasil rebusan tadi diminum tiga kali sehari. Untuk anak-anak, cukup diminum setengah gelas, orang dewasa satu gelas, dan bayi dua sendok makan saja.
Eksim
Bahan:
- kain halus selebar kain sapu tangan
- satu ikat bayam
Cara Membuat:
Rebus bayam sekitar seperempat jam. Setelah itu ambil bayam dan tinggalkan air rebusannya. Rendam kain dalam air rebusan bayam. Kompreslah bagian yang sakit eksim selama 20-30 menit. Lakukan sehari sekali.
Badan Lemas, Cepat Ngantuk, dan Kurang Bergairah
Bahan:
- 1 buah tomat
- 1 gelas susu nonfat
- 100 gram daun bayam
- 2 siung bawang putih
Cara Membuat:
Masukkan semua bahan ke blender, tetapi sebelumnya buang biji dan kulit ari tomat. Daun bayam diseduh dengan air panas. Bila terlalu kental, tambahkan air sedikit ke dalamnya. Minum tiga kali seminggu jus campuran itu. Bila kondisi membaik, porsi kurangi sebanyak sekali seminggu.
Perawatan Kulit Muka, Kepala, dan Rambut
Bahan:
- segenggam kunyit
- seikat daun bayam
Cara Membuat:
Cara I
Bayam dibersihkan, baru diblender. Setelah itu peras dan ambil airnya. Ambil kunyit setelah dibersihkan. Potong kecil-kecil dan masukkan ke blender. Tambahkan air secukupnya. Peras kunyit dan tinggalkan air sarinya. Campur air sari kunyit dan bayam. Tambahkan dengan sedikit air hangat. Gunakan untuk mencuci muka atau keramas.
Cara II
Masukkan seikat bayam yang sudah dibersihkan ke dalam juicer. Gunakan jus bayam untuk menggosok seluruh bagian wajah Anda di sekitar sudut mata, dahi, bibir, dan dagu. Lakukan perawatan ini selama lima menit ketika bangun pagi dan malam hari menjelang tidur. Bila perlu, bilaslah dengan air dingin.
Bronkitis, Anemia, Demam, Keputihan, Gangguan Lever
Bahan
- seikat bayam
- sesendok madu
Cara Membuat:
Masukkan bayam dalam blender dengan ditambah sedikit air matang. Peras hasil blenderan bayam dan tambahkan madu ke dalamnya. Minum sehari sekali, satu gelas.
Disengat Lebah, Ulat Bulu, Lipan
Bahan:
- segenggam bayam
Cara Membuat
Memarkan bayam dan tempelkan pada bagian tubuh yang sakit atau gatal. Bisa juga dilengkapi dengan membuat jus bayam dan diminum sehari sekali satu cangkir.
@ (Tabloid Gaya Hidup Sehat)
Kompas.com Rabu, 6 Januari 2010 | 09:42 WIB
Penulis: ABD | Editor: acandra
Sembelit, 6 Resep Alami Mengatasinya

Konstipasi atau sembelit hampir pernah dialami oleh setiap orang. Banyak yang menyangka kalau sembelit hanya terjadi pada orang yang buang air besar (BAB) tidak teratur alias tidak setiap hari. Padahal, sebenarnya tidak ada aturan pasti berapa kali orang harus BAB dalam setiap minggu atau setiap hari.
Banyak faktor yang dapat menyebabkan sembelit. Diet makanan yang kurang serat, minum, olahraga, serta ketergantungan pada obat pencahar, stroke, dan masalah pada usus besar, semua bisa jadi sebab.
Beberapa jenis obat-obatan juga bisa menjadi faktor penyebab terjadinya sembelit. Termasuk obat golongan narkotika, antasid yang mengandung aluminium dan kalsium, obat hipertensi, antidepresan, suplemen zat besi, antiparkinson, dan antisesak.
Penggunaan obat pencahar secara terus menerus untuk mengatasi sembelit sangat tidak dianjurkan. Selain membuat Anda menjadi tergantung dengan obat tersebut, efek yang terjadi dalam tubuh juga tidak baik. Sebab, usus tidak dirangsang untuk bekerja sendiri.
Nah, bila Anda mengalami sembelit, cobalah untuk minum air putih dalam jumlah banyak, 2-4 gelas. Anda juga bisa mengonsumsi pepaya. Sebab, pepaya mengandung papain yang dapat melunakkan feses. Kalau cara tersebut tidak berhasil, Anda juga masih bisa mencoba beberapa ramuan yang ditemukan ahli tanaman obat di bawah ini :
1. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L). Griff)
Daun wungu (atau pada beberapa literatur disebut dengan daun ungu) mengandung alkaloid non toksik, glikosod, steroid, saponin, tanin dan lendir. Saponin inilah yang mempunyai efek sebagai pencahar ringan (mild laxative).
Ramuan: Daun wungu segar tujuh lembar, rebus dengan dua gelas air hingga jadi satu gelas. Saring kemudian minum.
2. Kejibeling (Strobilanthes crispus Bl)
Kejibeling mengandung berbagai bahan kimia seperti kalium, asam silikat, natrium, kalsium, serta beberapa senyawa lain. Di samping itu, kejibeling mempunyai efek pencahar dan diuretik, sehingga baik untuk penderita sembelit.
Ramuan: Setengah genggam daun keji beling segar dicuci hingga bersih. Kemudian rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Saring dan minum.
3. Ketepeng Cina (Cassia alata L.)
Daun ketepeng cina mengandung zat samak serta bersifat sebagai laksatif. Selain itu, tanaman ini juga memiliki rasa pedas, hangat, insektisidal, obat cacing, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit. Efek farmakologi terutama didapat dari daunnya.
Ramuan: Daun ketepeng cina muda dan segar sebanyak tujuh lembar dididihkan dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Angkat, saring, dan minum.
4. Lidah buaya (Aloe vera)
Selain bermanfaat untuk rambut dan mengobati luka, lidah buaya juga berfungsi sebagai pencahar. Getah daun lidah buaya merupakan perantara pembersih yang cukup kuat. Namun, kandungan pencahar yang cukup kuat pada lidah buaya, anthraquinone, terkadang dapat menimbulkan diare dan kram usus. Itu sebabnya, harus digunakan dengan hati-hati. Ada baiknya melakukan konsultasi dengan ahli herbal atau naturopati.
Selain itu, lidah buaya kaya dengan kandungan kimia seperti aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, dan aloesin.
Ramuan: Separuh batang lidah buaya dicuci hingga bersih. Kemudian buang kulitnya. Isinya lantas dicincang, seduh dengan setengah cangkir air panas. Tambahkan satu sendok makan madu. Selagi hangat dimakan dua kali sehari.
Catatan: Ramuan tersebut tidak diperuntukkan bagi wanita hamil, haid, dan penderita diare.
5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Buah mengkudu disebut sebagai buah ajaib. Sebab, banyak khasiat yang bisa didapat dari mengkudu atau buah pace ini. Buah mengkudu mengandung alkaloid triterpenoid. Selain itu. mengkudu juga mengandung morindon yang merupakan zat warna merah dan berkhasiat sebagai pencahar.
Ramuan: Dua buah mengkudu masak dicuci dan parut. Tambahkan sedikit garam. Aduk hingga rata. Lalu peras dengan kain. Minum dua kali sehari.
6. Temulawak (Curcuma xanthorriza)
Tanaman yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae ini mempunyai sifat agak pahit, antisembelit, antiradang, tonikum, diuretik, dan bakteriostatik. Efek tersebut didapat dari penggunaan rimpang, baik segar maupun dikeringkan.
Ramuan: Rimpang temulawak digiling halus bersama biji sesawi. Beri sedikit air. Peras, kemudian airnya diminum.
Atau, rimpang temulawak diiris ditambah dengan asam jawa dan gula jawa. Setelah itu tuangkan air mendidih, saring. Airnya kemudian diminum.
Catatan: Jika Anda mengalami sembelit secara terus menerus, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter.
Senin, 11 Oktober 2010 | 10:28 WIB
Editor: Asep Candra | Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat
Khasiat Sosor Bebek Si Penyembuh Luka
Jumat, 15 Oktober 2010 | 13:57 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Selama ini tanaman sosor bebek lebih sering digunakan sebagai penghias halaman rumah. Namun, tanaman yang berasal dari Madagaskar ini ternyata juga berkhasiat obat. Ia bisa digunakan sebagai obat, baik obat luar maupun dalam.
Sosor bebek dalam bahasa Latin dikenal dengan nama Kalanchoe pinnata Pers. Daunnya yang cukup tebal, selain banyak mengandung air, juga menyimpan berbagai bahan kimia yang bermanfaat bagi kesehatan.
Sebuah situs kesehatan, National Center for Biotechnology Information, menyebutkan bahwa bufadienolides yang terdapat pada sosor bebek bersifat antitumor.
Penelitian yang dilakukan oleh Supratman beserta rekan-rekan dari Divisi Biokimia Terapan Osaka Prefecture University di Sakai, Jepang, menunjukkan bahwa isolasi terhadap lima bufadienolides dari daun sosor bebek mempunyai efek menghambat pengaktifan antigen awal virus Epstein-Barr (EBV-EA) pada sel Raji yang disebabkan oleh tumor.
Selain bufadienolides, sosor bebek yang mempunyai rasa sedikit asam, lunak, dan dingin ini juga mengandung zat asam lemon, zat asam apel, vitamin C, alkaloid, flavonoid, quercetin-3-diarabinoside, dan kaempferol-3-glucoside. Kandungan kimia tersebut membuat sosor bebek bisa digunakan untuk berbagai pengobatan.
Sosor bebek selain antitumor juga mempunyai sifat antiradang, menghentikan perdarahan, mengurangi pembengkakan, dan mempercepat penyembuhan luka. Masyarakat China kerap menggunakan sosor bebek sebagai ramuan untuk mengatasi masalah pencernaan, muntah darah, dan gangguan pada telinga ataupun tenggorokan.
Kemudian, sosor bebek juga digunakan untuk mengatasi trauma luka akibat kecelakaan, memar, ataupun perdarahan. Hal ini terutama dikarenakan sifat daun sosor bebek yang dingin.
Untuk asma
Masyarakat di Kepulauan Bahama kerap menggunakan daun sejuk, sebutan sosor bebek, untuk mengatasi gangguan asma atau pernapasan. Lalu, teh sosor bebek diminum untuk mengatasi rasa seperti terbakar di bagian dada. Teh tersebut juga sebagai antibakteri bagi luka memar atau luka pada tangan. Sebenarnya, bagian yang sering digunakan sebagai ramuan obat adalah daunnya.
Namun, tak sedikit pula ramuan yang menggunakan seluruh tanaman sosor bebek. Hingga saat ini belum diberitakan akibat dari efek samping penggunaan sosor bebek.
Meski begitu, beberapa literatur menyarankan untuk tidak menggunakan ramuan tersebut pada orang yang mempunyai gangguan terhadap fungsi pencernaan. Adapun pada beberapa orang dengan kulit sensitif, penggunaan ramuan langsung pada kulit dapat berakibat gatal atau menimbulkan lepuhan.
Untuk itu, jika Anda ingin menggunakan sosor bebek sebagai ramuan obat, maka sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan ahli tanaman obat.
Beberapa ramuan praktis sosor bebek dari Ir Winarto, seorang ahli tanaman obat, berikut ini bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi beberapa keluhan.
Untuk penggunaan luar :
Luka Daun sosor bebek secukupnya diparut atau ditumbuk. Tambahkan sedikit air dan balurkan pada bagian tubuh yang mengalami luka. Ganti setiap tiga jam sekali.
Perut mulas
Beberapa helai daun dadap serep ditumbuk dengan beberapa lembar daun sosor bebek. Beri sedikit air. Kemudian balurkan ramuan tersebut pada perut.
Menurunkan demamLumatkan daun sosor bebek, lalu balurkan pada dahi. Gunakan dua kali sehari.
Bisul atau memarHancurkan 30-60 gram daun sosor bebek kemudian peras. Tambahkan madu dan diminum. Sisa daun ditempelkan pada bagian yang sakit.
Radang telinga luarLumatkan 5-10 daun sosor bebek, peras. Airnya digunakan sebagai obat tetes telinga.
Radang amandelLumatkan 5-10 daun sosor bebek. Ambil airnya dan gunakan sebagai obat kumur.
Sosor bebek dalam bahasa Latin dikenal dengan nama Kalanchoe pinnata Pers. Daunnya yang cukup tebal, selain banyak mengandung air, juga menyimpan berbagai bahan kimia yang bermanfaat bagi kesehatan.
Sebuah situs kesehatan, National Center for Biotechnology Information, menyebutkan bahwa bufadienolides yang terdapat pada sosor bebek bersifat antitumor.
Penelitian yang dilakukan oleh Supratman beserta rekan-rekan dari Divisi Biokimia Terapan Osaka Prefecture University di Sakai, Jepang, menunjukkan bahwa isolasi terhadap lima bufadienolides dari daun sosor bebek mempunyai efek menghambat pengaktifan antigen awal virus Epstein-Barr (EBV-EA) pada sel Raji yang disebabkan oleh tumor.
Selain bufadienolides, sosor bebek yang mempunyai rasa sedikit asam, lunak, dan dingin ini juga mengandung zat asam lemon, zat asam apel, vitamin C, alkaloid, flavonoid, quercetin-3-diarabinoside, dan kaempferol-3-glucoside. Kandungan kimia tersebut membuat sosor bebek bisa digunakan untuk berbagai pengobatan.
Sosor bebek selain antitumor juga mempunyai sifat antiradang, menghentikan perdarahan, mengurangi pembengkakan, dan mempercepat penyembuhan luka. Masyarakat China kerap menggunakan sosor bebek sebagai ramuan untuk mengatasi masalah pencernaan, muntah darah, dan gangguan pada telinga ataupun tenggorokan.
Kemudian, sosor bebek juga digunakan untuk mengatasi trauma luka akibat kecelakaan, memar, ataupun perdarahan. Hal ini terutama dikarenakan sifat daun sosor bebek yang dingin.
Untuk asma
Masyarakat di Kepulauan Bahama kerap menggunakan daun sejuk, sebutan sosor bebek, untuk mengatasi gangguan asma atau pernapasan. Lalu, teh sosor bebek diminum untuk mengatasi rasa seperti terbakar di bagian dada. Teh tersebut juga sebagai antibakteri bagi luka memar atau luka pada tangan. Sebenarnya, bagian yang sering digunakan sebagai ramuan obat adalah daunnya.
Namun, tak sedikit pula ramuan yang menggunakan seluruh tanaman sosor bebek. Hingga saat ini belum diberitakan akibat dari efek samping penggunaan sosor bebek.
Meski begitu, beberapa literatur menyarankan untuk tidak menggunakan ramuan tersebut pada orang yang mempunyai gangguan terhadap fungsi pencernaan. Adapun pada beberapa orang dengan kulit sensitif, penggunaan ramuan langsung pada kulit dapat berakibat gatal atau menimbulkan lepuhan.
Untuk itu, jika Anda ingin menggunakan sosor bebek sebagai ramuan obat, maka sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan ahli tanaman obat.
Beberapa ramuan praktis sosor bebek dari Ir Winarto, seorang ahli tanaman obat, berikut ini bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi beberapa keluhan.
Untuk penggunaan luar :
Luka Daun sosor bebek secukupnya diparut atau ditumbuk. Tambahkan sedikit air dan balurkan pada bagian tubuh yang mengalami luka. Ganti setiap tiga jam sekali.
Perut mulas
Beberapa helai daun dadap serep ditumbuk dengan beberapa lembar daun sosor bebek. Beri sedikit air. Kemudian balurkan ramuan tersebut pada perut.
Menurunkan demamLumatkan daun sosor bebek, lalu balurkan pada dahi. Gunakan dua kali sehari.
Bisul atau memarHancurkan 30-60 gram daun sosor bebek kemudian peras. Tambahkan madu dan diminum. Sisa daun ditempelkan pada bagian yang sakit.
Radang telinga luarLumatkan 5-10 daun sosor bebek, peras. Airnya digunakan sebagai obat tetes telinga.
Radang amandelLumatkan 5-10 daun sosor bebek. Ambil airnya dan gunakan sebagai obat kumur.
Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat
Kayu Putih, Berkhasiat Peredam Beragam Keluhan

Sabtu, 3 Juli 2010 | 19:15 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak banyak tanaman yang memiliki manfaat beragam seperti kayu putih. Tak salah jika kayu putih menjadi primadona. Kandungan minyak atsirinya terbukti efektif meredam berbagai keluhan.
Kayu putih sudah sejak zaman nenek moyang kita dimanfaatkan untuk mengatasi aneka gangguan kesehatan. Pemanfaatan itu tentu jauh sebelum dikenal teknologi massal untuk mengeksplorasi kandungan minyaknya.
Daun kayu putih misalnya, sejak dulu dimanfaatkan untuk mengurangi rasa sakit maupun bengkak akibat gigitan serangga. Daunnya yang telah dijadikan ekstrak atau dikeringkan biasa dimanfaatkan untuk ramuan penambah stamina.
PENGUSIR NYAMUK
Fadli, seorang warga di bilangan Cinere, Jakarta, sengaja menanam kayu putih sebagai pengusir nyamuk di halaman samping rumahnya. ”Selain ditanam di halaman rumah, saya juga biasa meletakkan di ruangan, dalam pot. Ruangan jadi bebas nyamuk,” ujarnya.
Aroma tanaman inilah yang membuat nyamuk atau serangga tak ingin berada di dekatnya. Daun kayu putih juga dapat diborehkan langsung ke kulit agar nyamuk tidak sudi hinggap. Cukup dengan meremas-remas atau me¬numbuk daunnya, lalu membalurkannya ke kulit.
Jika ingin menggunakan tanaman kayu putih secara utuh sebagai pengusir nyamuk, cukup letakkan di dalam ruangan. Supaya efektif daya halaunya, Fadli mencontohkan perbandingan ruangan dengan tanaman, yakni untuk ruangan 2 kali 3 meter cukup diisi satu tanaman kayu putih setinggi satu meter.
“Jika lebih luas ruangannya, tentu tanamannya harus lebih banyak,” katanya.
OBATI BATUK REJAN
Tanaman bernama Latin Melaleuca leucadendra L. ini secara turun temurun dikenal dalam pengobatan tradisonal, seperti untuk mengatasi batuk rejan. Sukarsih mengaku pernah memiliki pengalaman batuk rejan atau orang biasa menyebutnya batuk seratus hari.
“Orangtua saya sudah membawa ke dokter untuk berobat, tetapi hasilnya belum ada. Suatu hari ketika berkunjung ke tempat saudara, saya disarankan minum ramuan kencur dan minyak kayu putih,” kenangnya.
Cara penggunaannya adalah, dua rimpang kencur ukuran sedang diparut untuk diambil airnya. Campur dengan air hangat secukupnya dan tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih.
Ramuan ini diminum setiap pagi dan malam menjelang tidur. “Hasilnya, sewaktu malam tiba, batuknya sudah jauh berkurang,” tuturnya.
Setelah seminggu minum ramuan itu, ia sembuh dari batuk rejan. “Saat ini pengobatan tersebut juga saya terapkan kepada anak-anak, hasilnya tidak mengmengecewakan. Yang pasti lebih murah daripada harus bolak balik ke dokter,” ungkapnya.
SULINGAN DAUN
Perkembangan teknologi penyulingan telah menggeser penggunaan kayu putih secara utuh. Kandungan utama tanaman ini adalah minyak atsiri, yang dapat diolah setelah melalui proses penyulingan.
Tak heran, dalam setahun produknya mencapai ribuan liter untuk beragam keperluan rumah tangga maupun industri, dari mulai minyak gosok, bahan campuran sabun, parfum, hingga obat.
Kayu putih memang termasuk komoditi yang bernilai ekonomis tinggi. Secara umum sumber suling¬an minyak kayu putih berasal dari daunnya, dan biasa dinamakan minyak kayu putih (cajeput oil).
BANYAK MANFAAT
Karena dapat meredakan beragam keluhan, orang menyebut kayu putih sebagai si multiguna. Perhatikan saja, minyaknya biasa dimanfaatkan dari mulai obat gosok untuk mengurangi pembengkakan maupun rasa gatal karena gigitan serangga, sakit gigi, sakit kepala, pegal-pegal, otot kram, perut kembung, luka memar, hingga untuk campuran obat batuk.
Sejumlah penelitian juga membuktikan, tanaman ini berkhasiat diaforetik (peluruh keringat), analgesik (pereda nyeri), desinfektan (pembunuh kuman), ekspektoran (peluruh dahak), dan antispasmodik (pereda nyeri perut).
(Lalang Ken Handita)
Editor: acandra | Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat Dibaca : 4236
Kayu Putih, Peredam Beragam Keluhan
Cara Tradisional Usir Bau Badan

Kemangi untuk penambah nikmat rasa makanan, juga berkhasiat redakan stres.
Meski belum terbukti secara klinis, banyak orang mengakui khasiat cara tradisional mengusir bau badan (BB). Takaran bahan-bahannya, karena tidak ada patokan pasti, cukup dikira-kira saja.
Berikut beberapa bahan alam yang dipercaya bisa mengusir bau badan:
- Air rebusan daun sirih yang memiliki efek antiseptik dipakai untuk membilas daerah genitalia yang lembab.
- Daun beluntas dan daun kemangi dikonsumsi sebagai lalapan mentah.
- Air rebusan jahe dan kencur dibuat minuman dengan ditambahai gula.
- Beberapa bunga cengkih direndam dan airnya diminum.
- Jeruk nipis ditambah kapur sirih secukupnya lalu dioleskan ke ketiak sehabis mandi. Gunakan kapur sirih sedikit saja agar tidak membuat kulit melepuh.
- Mentimun diiris kulitnya dan dioleskan ke bagian ketiak.
- Air tawas dioleskan pada ketiak.
Berikut beberapa bahan alam yang dipercaya bisa mengusir bau badan:
- Air rebusan daun sirih yang memiliki efek antiseptik dipakai untuk membilas daerah genitalia yang lembab.
- Daun beluntas dan daun kemangi dikonsumsi sebagai lalapan mentah.
- Air rebusan jahe dan kencur dibuat minuman dengan ditambahai gula.
- Beberapa bunga cengkih direndam dan airnya diminum.
- Jeruk nipis ditambah kapur sirih secukupnya lalu dioleskan ke ketiak sehabis mandi. Gunakan kapur sirih sedikit saja agar tidak membuat kulit melepuh.
- Mentimun diiris kulitnya dan dioleskan ke bagian ketiak.
- Air tawas dioleskan pada ketiak.
Sumber :Tabloid Nakita Jumat, 9 Oktober 2009 | 13:52 WIB
Deodoran dan 7 Tanaman Berkhasiat

Daun sirih, terbukti mampu membunuh bakteri berkat kandungan fenolnya.
Ada banyak cara membuat tubuh tetap wangi. Selain dengan produk kecantikan yang dapat dibeli di toko-toko, kita bisa pula memanfaatkan ramuan tumbuh-tumbuhan di sekitar kita.
Nenek moyang kita juga menggunakan berbagai tanaman tradisional untuk mengatasi bau badan ataupun mulut. Putri-putri keraton di Pulau Jawa memanfaatkan kesegaran buah kepel atau burahol untuk menjaga tubuh dari bau yang tidak enak. Bukan hanya tubuh, aroma air seni pun jadi lebih wangi.
Sayangnya, rahasia keraton ini susah ditiru karena kepel alias burahol adalah tanaman langka. Namun, tanaman ini masih bisa dijumpai di keraton-keraton di Pulau Jawa.
Menurut Prof H Unus Suriawiria, pakar bioteknologi dan agroindustri dari Institut Teknologi Bandung, ada beberapa jenis tanaman yang memiliki predikat deodoran alami. Tanaman tersebut sampai sekarang masih tetap digunakan oleh masyarakat yang tinggal di pedesaan.
Apa saja tanaman tersebut?
1. Bunga kecombrang
Nama Latin tanaman ini adalah Nicolaia speciosa dan masuk dalam famili Zingiberaceae. Bunga kecombrang sering dimanfaatkan sebagai bunga hias, tapi juga nikmat disantap dalam bentuk pecal, lalapan, ataupun sambal. “Kecombrang dapat digunakan sebagai tambahan sayuran sewaktu memasak,” tutur Prof Unus.
Rajin mengonsumsi bunga kecombrang ternyata bermanfaat untuk menjaga kesegaran aroma tubuh. Ini karena zat aktif yang terkandung di dalamnya, yaitu sapomin, flavoinoida, dan polifenol. Masih kata Prof Unus, kecombrang juga kaya vitamin dan mineral.
2. Daun sirih
Daun tanaman bernama Latin piper betle ini dikenal mengandung antiseptik dan zat aktif lain yang bermanfaat menghilangkan masalah bau badan.
Cara pemanfaatan :
a. Rebus lima lembar daun sirih dengan dua gelas air, tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas. Minum selagi hangat sehari sekali sampai bau badan hilang.
b. Ambil daun sirih secukupnya kemudian dihaluskan. Campur dengan sedikit kapur sirih. Oleskan campuran itu pada ketiak.
3. Daun beluntas
Beluntas umum dijumpai sebagai pagar hidup. Tanaman bernama Latin Pluchea indica ini berdaun bulat telur, tangkai pendek, dan berwarna hijau. Bunganya berwarna putih kecoklatan. Daun dan bunganya mengandung zat alkali yang bertindak sebagai antiseptik.
Cara pemanfaatan:
a. Daun beluntas segar dimakan sebagai lalap bersama nasi dan lauk pauk.
b. Ambil segenggam daun beluntas kemudian rebus dalam dua gelas air. Tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas. Minum hangat-hangat setiap pagi dan petang.
4. Daun kemangi
Lalap daun kemangi sudah umum dijumpai dalam menu yang disantap sehari-hari. Daun tanaman bernama Latin Ocimun balisicum ini memang beraroma wangi dan mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai antiseptik. Zat inilah yang membantu memberantas bakteri penyebab bau badan. Manfaat lain lalap daun kemangi adalah meningkatkan nafsu makan.
5. Temulawak
Nama Latin temulawak adalah Curcuma xanthorrhiza. Temulawak adalah salah satu tanaman yang dikenal luas di Indonesia sebagai apotek hidup. Tanaman ini mengandung saponin, flavoinoida, dan minyak asiri sehingga berkhasiat menghilangkan jerawat, menyegarkan tubuh, dan menghilangkan bau badan.
Cara pemanfaatan:
Sediakan satu jari temulawak. Cuci bersih kemudian potong halus. Rebus dengan segelas air bersama asam sesuai selera. Tunggu sampai menjadi setengah gelas. Tunggu sampai dingin kemudian minum ramuan tersebut.
6. Jahe
Rimpang jahe dikenal sebagai obat tradisional yang menghangatkan sehingga sering dimanfaatkan untuk mengatasi masuk angin dan rasa mual karena kehamilan dan sebab lain. Penelitian telah menunjukkan bahwa jahe mengandung zat antiviral, antitumor, dan antiinflamasi, juga sifat antibakteri dan antijamur. Kedua yang disebutkan terakhir ini yang menyebabkan jahe bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bau badan.
Cara pemanfaatan:
Ambil satu jari jahe. Kupas dan cuci bersih kemudian potong halus. Rebus dalam dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Tambahkan gula merah sesuai selera. Minum selagi hangat.
7. Jeruk nipis
Buah ini pernah diteliti di Ohio State Biotechnology Center di Ohio, Amerika Serikat. Salah satu hasilnya, jeruk nipis diketahui sangat kaya vitamin C dan sejumlah mineral dibandingkan dengan jenis lain.
Secara tradisional, jeruk nipis telah dipercaya sebagai obat batuk selama berabad-abad. Di samping untuk melenyapkan bau amis sewaktu mencuci piring dan membersihkan barang yang berasal dari logam kuningan, buah jeruk nipis juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau badan.
Cara pemanfaatan:
Peras dua buah jeruk nipis. Ambil sedikit kapur sirih dan campur dengan air perasan jeruk tersebut. Oleskan pada ketiak untuk menghilangkan bau badan.
Kamis, 30 September 2010 | 11:35 WIB
Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat7 Tanaman Ini Bisa Dibuat Deodoran
Apakah Makanan Pedas Dapat Menguruskan Badan?
Senin, 23 November 2009 | 10:49 WIB
KOMPAS.com — Ternyata hal ini bukan mitos. Faktanya, capsaicin, senyawa bioaktif yang terkandung dalam cabai, memang bisa meningkatkan metabolisme. Selain itu, zat ini juga bisa memancing rasa kenyang dan menahan timbulnya rasa lapar selanjutnya.
Menurut penelitian, 30 mg capsaicin dalam satu sendok makan cabai dapat meningkatkan metabolisme untuk sementara waktu. Laju peningkatannya bahkan bisa sampai 23 persen. Yang perlu diingat, bila sedang mengonsumsi makanan bercabai, hindari menambah porsinya, demikian anjuran dr Johanes C Chandrawinata, SpGK.
Selain itu, kunyahlah makanan dengan baik. Untuk mereka yang punya masalah pada lambung, sebaiknya menghindari makanan pedas dan asam. Selain dalam bentuk sambal, kita juga bisa menikmati olahan cabai dalam bentuk bubuk. Taburkan pada sajian pasta atau makanan yang direbus.
Sumber :Prevention Indonesia
Menurut penelitian, 30 mg capsaicin dalam satu sendok makan cabai dapat meningkatkan metabolisme untuk sementara waktu. Laju peningkatannya bahkan bisa sampai 23 persen. Yang perlu diingat, bila sedang mengonsumsi makanan bercabai, hindari menambah porsinya, demikian anjuran dr Johanes C Chandrawinata, SpGK.
Selain itu, kunyahlah makanan dengan baik. Untuk mereka yang punya masalah pada lambung, sebaiknya menghindari makanan pedas dan asam. Selain dalam bentuk sambal, kita juga bisa menikmati olahan cabai dalam bentuk bubuk. Taburkan pada sajian pasta atau makanan yang direbus.
Sumber :Prevention Indonesia
Khasiat Cabai Rawit Antiserangan Jantung

Cabai Rawit
Senin, 25 Oktober 2010 | 09:47 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kecil tidak selalu berarti biasa-biasa saja. Reputasi cabai rawit membuktikan ungkapan itu. Selain unggul rasa pedasnya, cabai rawit juga mengandung banyak manfaat sebagai obat.
Cabai rawit (Capsicum frutescen) ditemukan oleh suku Indian, Amerika Selatan, sebelum abad ke-16. Setelah itu bangsa Portugis dan Spanyol gencar memperdagangkan komoditi ini ke seantero dunia.
Perkembangan pengobatan dengan menggunakan cabai berukuran kecil ini sebenarnya sudah lama terjadi. Penelitian modern tentang penggunaan cabai rawit sebagai obat dilakukan pertama kali oleh seorang ahli botani bernama John Gerard, penulis buku History of Herbal, pada tahun 1597.
Lalu, pada tahun 1652, Dr. Nicholas Culpeper, alumnus Cambridge University, Inggris, melakukan penelitian yang sama. Ia menyebutkan bahwa cabai rawit dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi, melancarkan pencernaan dan urin, serta mengeluarkan batu ginjal.
Kandungan cabai rawit yang kerap digunakan sebagai obat adalah capsaicin. Sifat dari zat yang tidak larut dalam air ini memberikan rasa pedas dan panas yang tak hanya dapat dirasakan tubuh, tapi juga kulit.
Zat tersebut memiliki kekuatan untuk mengontrol rasa sakit. Rasa panas ini, dalam beberapa literatur disebutkan akan memberikan efek pada jaringan yang berhubungan langsung dengan zat P dan mencegah akumulasi dari zat tersebut.
Zat P ini berfungsi sebagai pemberi pesan rasa sakit dalam tubuh kepada saraf penerima yang kemudian disampaikan kepada otak. Makanya, aktivitas capsaicin dalam mengobati rasa sakit cukup baik. Sebab, zat ini hanya berpengaruh pada satu jenis saraf penerima rasa sakit saja.
Memicu Endorphin
Di sisi lain, capsaicin juga bisa memicu pembentukan hormon endorphin yang diproduksi oleh otak. Hormon endorphin akan terbentuk bila tubuh berada dalam kondisi bahagia atau senang.
Keluarnya hormon tersebut akibat suatu rangsangan secara tidak langsung dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Pada saat inilah reseptor pada saraf dapat memberikan rasa nyaman pada bagian tubuh yang sakit.
Itu sebabnya, dalam buku panduan tentang tanaman obat karangan James A. Duke, Ph.D., disebutkan bahwa capsaicin telah terbukti efektif dalam menghilangkan rasa sakit. Pada penelitian lain disebutkan, selain baik untuk menghilangkan rasa nyeri akibat sakit kepala, capsaicin juga berguna untuk mengatasi arthritis atau radang sendi.
Penggunaan cabai rawit sebagai pengobatan tradisional telah dikenal di Cina, India, Jepang, dan Korea. Di Cina dan Jepang, ramuan cabai rawit digunakan sebagai stimulan bagi orang yang mengalami gangguan pencernaan.
Pada orang dengan gangguan pencernaan, cabai rawit akan meringankan keluhan tersebut dengan merangsang jalan kelenjar saliva (air liur) dan sekresi pada perut.
Capsaicin dipercaya membentuk kembali jaringan pada perut dan membantu gerakan peristaltik pada usus besar dengan menstimulasi sekresi lambung. Dengan begitu, tubuh dapat membuang sisa makanan hasil pencernaan dengan lancar dan membentuk asam hidroklorit guna mencerna sarinya.
Melancarkan Darah
Yang tidak kalah penting, cabai rawit juga dapat melancarkan sirkulasi darah dan meredakan pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah vena. Pembuluh darah vena berbeda dengan arteri yang memiliki diameter yang lebih sempit, sehingga lebih mudah menjadi bengkak.
Cabai rawit membantu sirkulasi darah melalui pembuluh vena dengan mudah. Tanaman ini dapat pula mencegah pembekuan darah karena bersifat antikoagulan.
Karena mengandung vitamin C serta bioflavonoid, seperti yang dikatakan Dr. Richard Schzul, pengajar pada School of Natural Healing di Springville, Amerika Serikat, cabai rawit dapat mencegah serangan jantung. Dua kandungan tersebut mampu memperkuat dinding pembuluh darah vena serta dapat mengembalikan elastisitas pembuluh darah.
Menurut beberapa penelitian, pencegahan terhadap serangan jantung lewat cabai rawit ini sama baiknya dengan pengobatan modern. Dengan cabai rawit, rasa sakit pada angina pectoris saat otot jantung kekurangan darah, dapat hilang. Capsaicin dapat dengan mudah masuk ke meridian jantung, lalu memompa darah dan nutrisi ke otot jantung. Itu berarti cabai rawit memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan jantung.
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Idaho Observer pada bulan Mei 2003 oleh para dokter di Pantai Barat Amerika membuktikan bahwa sebuah jaringan di jantung dapat hidup dan terus berkembang hanya dengan pemberian ekstrak cabai rawit. Menurut Wahyu Suprapto, seorang ahli tanaman obat, ekstrak cabai rawit bisa didapat melalui proses penghalusan menggunakan blender.
Seorang ahli tanaman obat dan pengobat tradisional dari AS, Dr. John R. Christopher, menjelaskan bahwa cabai rawit memiliki banyak kegunaan yang belum diketahui oleh masyarakat. Ketidaktahuan tersebut terjadi karena persepsi masyarakat yang menganggap cabai rawit sangat pedas dan menjadi berbahaya jika digunakan sebagai obat.
Itu sebabnya, penggunaan cabai rawit lebih berkembang sebagai bumbu masakan dibandingkan dengan untuk pengobatan. Karena itu, selalu konsultasikan terlebih dahulu penggunaannya pada ahli tanaman obat atau dokter Anda.
@ yga/Diana Yunita Sari
Cabai rawit (Capsicum frutescen) ditemukan oleh suku Indian, Amerika Selatan, sebelum abad ke-16. Setelah itu bangsa Portugis dan Spanyol gencar memperdagangkan komoditi ini ke seantero dunia.
Perkembangan pengobatan dengan menggunakan cabai berukuran kecil ini sebenarnya sudah lama terjadi. Penelitian modern tentang penggunaan cabai rawit sebagai obat dilakukan pertama kali oleh seorang ahli botani bernama John Gerard, penulis buku History of Herbal, pada tahun 1597.
Lalu, pada tahun 1652, Dr. Nicholas Culpeper, alumnus Cambridge University, Inggris, melakukan penelitian yang sama. Ia menyebutkan bahwa cabai rawit dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi, melancarkan pencernaan dan urin, serta mengeluarkan batu ginjal.
Kandungan cabai rawit yang kerap digunakan sebagai obat adalah capsaicin. Sifat dari zat yang tidak larut dalam air ini memberikan rasa pedas dan panas yang tak hanya dapat dirasakan tubuh, tapi juga kulit.
Zat tersebut memiliki kekuatan untuk mengontrol rasa sakit. Rasa panas ini, dalam beberapa literatur disebutkan akan memberikan efek pada jaringan yang berhubungan langsung dengan zat P dan mencegah akumulasi dari zat tersebut.
Zat P ini berfungsi sebagai pemberi pesan rasa sakit dalam tubuh kepada saraf penerima yang kemudian disampaikan kepada otak. Makanya, aktivitas capsaicin dalam mengobati rasa sakit cukup baik. Sebab, zat ini hanya berpengaruh pada satu jenis saraf penerima rasa sakit saja.
Memicu Endorphin
Di sisi lain, capsaicin juga bisa memicu pembentukan hormon endorphin yang diproduksi oleh otak. Hormon endorphin akan terbentuk bila tubuh berada dalam kondisi bahagia atau senang.
Keluarnya hormon tersebut akibat suatu rangsangan secara tidak langsung dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Pada saat inilah reseptor pada saraf dapat memberikan rasa nyaman pada bagian tubuh yang sakit.
Itu sebabnya, dalam buku panduan tentang tanaman obat karangan James A. Duke, Ph.D., disebutkan bahwa capsaicin telah terbukti efektif dalam menghilangkan rasa sakit. Pada penelitian lain disebutkan, selain baik untuk menghilangkan rasa nyeri akibat sakit kepala, capsaicin juga berguna untuk mengatasi arthritis atau radang sendi.
Penggunaan cabai rawit sebagai pengobatan tradisional telah dikenal di Cina, India, Jepang, dan Korea. Di Cina dan Jepang, ramuan cabai rawit digunakan sebagai stimulan bagi orang yang mengalami gangguan pencernaan.
Pada orang dengan gangguan pencernaan, cabai rawit akan meringankan keluhan tersebut dengan merangsang jalan kelenjar saliva (air liur) dan sekresi pada perut.
Capsaicin dipercaya membentuk kembali jaringan pada perut dan membantu gerakan peristaltik pada usus besar dengan menstimulasi sekresi lambung. Dengan begitu, tubuh dapat membuang sisa makanan hasil pencernaan dengan lancar dan membentuk asam hidroklorit guna mencerna sarinya.
Melancarkan Darah
Yang tidak kalah penting, cabai rawit juga dapat melancarkan sirkulasi darah dan meredakan pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah vena. Pembuluh darah vena berbeda dengan arteri yang memiliki diameter yang lebih sempit, sehingga lebih mudah menjadi bengkak.
Cabai rawit membantu sirkulasi darah melalui pembuluh vena dengan mudah. Tanaman ini dapat pula mencegah pembekuan darah karena bersifat antikoagulan.
Karena mengandung vitamin C serta bioflavonoid, seperti yang dikatakan Dr. Richard Schzul, pengajar pada School of Natural Healing di Springville, Amerika Serikat, cabai rawit dapat mencegah serangan jantung. Dua kandungan tersebut mampu memperkuat dinding pembuluh darah vena serta dapat mengembalikan elastisitas pembuluh darah.
Menurut beberapa penelitian, pencegahan terhadap serangan jantung lewat cabai rawit ini sama baiknya dengan pengobatan modern. Dengan cabai rawit, rasa sakit pada angina pectoris saat otot jantung kekurangan darah, dapat hilang. Capsaicin dapat dengan mudah masuk ke meridian jantung, lalu memompa darah dan nutrisi ke otot jantung. Itu berarti cabai rawit memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan jantung.
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Idaho Observer pada bulan Mei 2003 oleh para dokter di Pantai Barat Amerika membuktikan bahwa sebuah jaringan di jantung dapat hidup dan terus berkembang hanya dengan pemberian ekstrak cabai rawit. Menurut Wahyu Suprapto, seorang ahli tanaman obat, ekstrak cabai rawit bisa didapat melalui proses penghalusan menggunakan blender.
Seorang ahli tanaman obat dan pengobat tradisional dari AS, Dr. John R. Christopher, menjelaskan bahwa cabai rawit memiliki banyak kegunaan yang belum diketahui oleh masyarakat. Ketidaktahuan tersebut terjadi karena persepsi masyarakat yang menganggap cabai rawit sangat pedas dan menjadi berbahaya jika digunakan sebagai obat.
Itu sebabnya, penggunaan cabai rawit lebih berkembang sebagai bumbu masakan dibandingkan dengan untuk pengobatan. Karena itu, selalu konsultasikan terlebih dahulu penggunaannya pada ahli tanaman obat atau dokter Anda.
@ yga/Diana Yunita Sari
Daun Katuk Bangkitkan Vitalitas Seks
Selain memperlancar dan meningkatkan produksi ASI, daun katuk yang populer sebagai sayur ini, bisa juga membangkitkan vitalitas seks, mencegah osteoporosis, dan mengobati macam-macam penyakit.
"Sedikitnya daun katuk mengandung tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang sintesis hormon-hormon steroid"
Banyak tanaman Indonesia yang saat ini telah digunakan secara luas untuk berbagai tujuan pengobatan, selain dikonsumsi sebagai sayur. Salah satunya daun katuk.
Daun katuk adalah daun dari tanaman Sauropus adrogynus (L) Merr, famili Euphorbiaceae. Sebutan lain untuk daun katuk adalah memata (Melayu), simani (Minangkabau), kebing dan katukan (Jawa), serta kerakur (Madura).
Campuran makanan
Sejauh ini dikenal dua jenis tanaman katuk, yakni katuk merah dan katuk hijau. Katuk merah masih banyak dijumpai di hutan belantara. Sebagian pehobi tanaman hias mencoba menanam karena tertarik pada warna daunnya yang hijau kemerah-merahan.
Katuk hijau banyak digunakan untuk keperluan konsumsi, yaitu sebagai sayuran dan obat-obatan. Di Indonesia daun katuk lazim dimanfaatkan untuk melancarkan air susu ibu (ASI), serta sebagai obat borok, bisul, demam, dan darah kotor.
Saat ini, daun katuk sudah diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI. Pada tahun 2000, telah terdapat sepuluh pelancar ASI yang mengandung daun katuk, beredar di Indonesia. Bahkan, ekstrak daun katuk telah digunakan sebagai bahan fortifikasi pada produk makanan yang diperuntukkan bagi ibu menyusui.
Pengembangan riset mengenai daun katuk terus dilakukan, terutama untuk menghilangkan efek negatif yang mungkin timbul. Daun katuk disarankan untuk dikonsumsi setelah direbus atau ditumis.
Gudang Vitamin C
Dilihat dari nilai gizinya, dan katuk punya nilai gizi yang cukup baik, seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B, dan C. Daun katuk juga mengandung beberapa senyawa alifatik. Khasiat daun katuk sebagai peningkat produksi ASI, diduga berasal dari efek hormonal senyawa kimia sterol yang bersifat estrogenik. Daun katuk juga mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza.
Daun katuk merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Kandungan vitamin C pada daun katuk bahkan jauh lebih tinggi daripada jeruk maupun jambu biji, yang selama ini telah dikenal sebagai sumber vitamin C yang sangat baik.
Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Selain itu, vitamin C sangat diperlukan tubuh untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.
Daun katuk juga merupakan sumber vitamin A yang cukup baik. Vitamin A sangat diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi, serta menjaga kesehatan kulit.
Daun katuk juga memiliki kadar kalsium yang sangat baik. Kalsium merupakan salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan oleh tubuh. Konsumsi kalsium kurang dari kebutuhan dapat menyebabkan rapuhnya integritas tulang dan osteoporosis di usia dini, umumnya terjadi pada wanita. Tekanan darah tinggi juga dapat disebabkan oleh kadar kalsium di dalam darah yang sangat rendah.
Selain memperlancar produksi ASI seperti yang dikenal selama ini, daun katuk juga kaya senyawa yang dapat menggenjot mutu dan jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual. Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat.
Sedikitnya daun katuk mengandung tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang sintesis hormon-hormon steroid (seperti progesteron, estradiol, terstosteron, glukokortikoid) dan senyawa eikosanoid (di antaranya prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, lipoksin, dan leukotrien).
Menurut Yun (1997), daun katuk mempunyai efek diuretik dengan dosis 72 mg per 100 g berat badan. Menurut Lucia (1997), pemberian infus daun katuk dengan kadar 20 persen, 40 persen, dan 80 persen pada mencit selama periode organogenesis (pembentukan organ) tidak menyebabkan cacat bawaan (teratogenik) dan resorbsi.
Efek Negatifnya Sulit Tidur
Di balik kelebihannya, daun katuk menyimpan sejumlah kekurangan. Selain membantu proses metabolisme di dalam tubuh, glukokortikoid hasil metabolisme senyawa aktif daun katuk dapat mengganggu penyerapan kalsium dan fosfor, baik kalsium dan fosfor yang terdapat dalam daun katuk itu sendiri maupun dalam makanan lain yang disantap bersama masakan daun katuk.
Di Taiwan, pernah dilaporkan bahwa pada orang yang mengonsumsi jus daun katuk mentah (150 g) selama 2 minggu hingga 7 bulan, terjadi efek samping dengan gejala sulit tidur, tidak enak makan, dan sesak napas. Namun, gejala-gejala tersebut menghilang setelah 40-44 hari penghentian konsumsi jus daun katuk.
Menurut Sriana (2006), proses perebusan dapat mengurangi efek negatif dari daun katuk. @
Kompas.com , Kamis, 25 November 2010 | 08:35 WIB
Prof. DR. Made Astawan
Dosen Departemen Teknologi
Pangan Dan Gizi IPB
Wednesday, November 24, 2010
Khasiat Tanaman Lengkuas Merah di Taman

Selasa, 23 November 2010 | 11:51 WIB
KOMPAS.com - Berbunga indah, mudah dipelihara, dan bisa digunakan untuk obat. Yuk , tanam lengkuas merah di taman rumah Lengkuas merah (Alpinia purpurata ) memang istimewa. Selain dapat mempercantik taman, tanaman cantik ini juga bisa digunakan untuk obat dan bumbu masak. Lengkuas merah termasuk tanaman semak tinggi. Ukurannya bisa mencapai 2m.
Tanaman ini biasa digunakan pada taman bergaya tropis atau gaya bali. Ditanam berkelompok sebagai border atau dipadukan dengan tanaman lain yang lebih pendek. Daun tanaman lengkuas merah berbentuk memanjang dan berwarna hijau terang. Bunganya berukuran kecil dan berwarna kuning. Terletak diantara seludang daun. Seludang berwarna merah ini termodifikasi membentuk sisik. Bagian ini menjadi daya tarik utama lengkuas merah.
Tanaman ini biasa digunakan pada taman bergaya tropis atau gaya bali. Ditanam berkelompok sebagai border atau dipadukan dengan tanaman lain yang lebih pendek. Daun tanaman lengkuas merah berbentuk memanjang dan berwarna hijau terang. Bunganya berukuran kecil dan berwarna kuning. Terletak diantara seludang daun. Seludang berwarna merah ini termodifikasi membentuk sisik. Bagian ini menjadi daya tarik utama lengkuas merah.
Lengkuas merah tidak membutuhkan pemeliharaan khusus. Tanaman ini menyukai tanah yang gembur dan sinar matahari penuh. Pemupukan cukup dilakukan di awal penanaman, dengan pupuk kandang. Penyiraman cukup dilakukan sekali sehari.
Perbanyakan lengkuas merah secara vegetatif dapat dilakukan dengan pemisahan anakan atau rimpang. Secara generatif perbanyakannya dilakukan dengan biji.
Jika Anda sedang berencana membangun taman, menambah tanaman, atau mungkin mengganti beberapa tanaman lama, Anda mungkin bisa mencoba lengkuas merah. (Tigor C Siahaan/iDEA)
Thursday, November 18, 2010
Redakan Nyeri Otot dengan Jahe
Jahe (dok. Corbis)
Jahe berpotensi memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik mirip dengan obat pereda sakit.
Selasa, 21 September 2010, 13:05 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti Sebuah studi menunjukkan bahwa dosis harian jahe mentah atau yang dipanaskan bisa mengurangi rasa sakit otot setelah latihan berat atau setelah kaki melakukan aktivitas seharian.
Seperti dikutip dari laman Times of India, jahe menjadi obat favorit praktisi pengobatan China selama berabad-abad. Meski khasiatnya sudah banyak dibuktikan, namun belum ada penelitian mendalam mengenai efek jahe sebagai penghilang rasa sakit.
Penelitian kali ini menunjukkan bahwa jahe berpotensi memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik mirip dengan obat anti-inflamasi nonsteroid. Menerapkan jahe secara rutin selama 4-36 minggu dengan dosis harian 30-500 mg pada bagian otot nyeri bisa meringankan rasa nyeri, termasuk nyeri lutut dari osteoarthritis.
Para peneliti University of Georgia dan Georgia State University College melibatkan 74 mahasiswa yang menjadi relawan selama 11 hari. Mereka dibagi tiga kelompok. Kelompok pertama diberi jahe mentah, kedua jahe panas, dan kelompok terakhir plasebo jahe.
Untuk penelitian ini, relawan mahasiswa diuji pada 11 hari berturut-turut saat mengambil suplemen jahe. Tujuh puluh empat siswa dibagi dalam tiga kelompok diberikan jahe mentah, jahe panas atau plasebo.
Hasil dari data respon subyek menunjukkan, jahe mentah mampu mengurangi rasa nyeri otot sebesar 25 persen setelah latihan eksentrik. Sedangkan jahe panas juga memiliki efek yang sama dengan kemampuan meredakan nyeri 23 persen. Penelitian ini dipublikasikan dalam The Journal of Pain. (pet)
• VIVAnews
Buah Eksotis dari Berbagai Negara
(www.oddee.com)
Ada beberapa buah yang pada bagian tertentu mengandung racun. Buah apa sajakah itu?
Selasa, 28 September 2010, 09:03 WIB
Siswanto Namun, tak semua buah eksotis bisa dikonsumsi sembarangan. Ada beberapa buah yang hanya boleh disantap beberapa bagian dari buah. Inilah 7 buah eksotis dari berbagai negara yang perlu Anda tahu.
1. Semangka Kubus

Bertahun-tahun lamanya, konsumen berjuang agar buah yang bentuknya bulat ini bisa disimpan dalam lemari pendingin. Hal itu tentu saja sangat sulit dilakukan.
Tapi, seorang petani di pulau selatan Jepang atau barat barat daya Shikoku, berhasil memecahkan masalah ini. Ia memiliki ide membentuk semangka berbentuk kubus sehingga bisa dikemas dan disimpan dalam lemari pendingin.
Bagaimana caranya? Petani ini menanam buah semangka dalam kotak-kotak kaca. Secara alami buah itu tumbuh dan setelah besar berbentuk kotak.
Saat ini, semangka berbentuk kubus sudah tersedia di berbagai tempat di seluruh Jepang. Tapi, buah eksotis ini hanya dijual di departemen store dan supermarket kelas atas.
Setiap semangka harganya mencapai 10.000 yen. Harganya dua kali lipat sampai bahkan tiga kali lipat dari buah semangka normal.
2. Buah Naga (Dragon Fruit)
Buah yang biasa disajikan di acara Imlek ini terkenal dengan nama buah naga. Beratnya bisa mencapai 150 gram sampai 600 gram.
Sebelum dikonsumsi, buah ini mesti dipotong secara terbuka untuk mengekspos dagingnya. Tekstur buah naga kadang-kadang disamakan dengan buah Kiwi karena adanya benih renyah hitam di sana. Rasanya sedikit manis, dan buah ini menyehatkan, karena rendah kalori.
Untuk menikmatinya, selain bisa langsung mengunyah dagingnya, juga bisa dijus.
3. Kiwano

Namanya melon bertanduk (Cucumis metuliferus) karena bentuknya lonjong dengan duri. Kalau di Afrika disebut mentimun bertanduk atau kiwano. Buah ini masih termasuk keluarga mentimun dan semangka.
Buah ini tentu saja bisa dimakan. Saat matang, ia memiliki kulit kuning dan orange.
Melon bertanduk asli Afrika ini sekarang sudah dikembangkan di California, Chili, Australia, sampai Selandia Baru.
4. Manggis
Buah yang banyak tumbuh di Indonesia dan Thailand ini juga biasa disebut Mangkut. Buah ini dianggap memiliki tekstur elegan, karena daging buahnya tersegmentasi putih di dalam kulit ungu yang tebal. Pertumbuhan buah ini hanya berlangsung dalam beberapa bulan. Anda bisa menikmati buah manis yang lezat ini dari Mei sampai September.
5. Urucu

Anda dapat menemukan tanaman Urucu (Bixa orellana) di daerah pedesaan di Amazon. Tanaman ini berbentuk semak atau pohon kecil dari wilayah tropis Amerika. Selain di Amerika, tanaman ini juga dibudidayakan di Asia Tenggara. Urucu pertama kali diperkenalkan oleh Spanyol di abad ke-17.
Tangan Buddha
Buah kuning berjenis citrus ini diberi nama buah tangan Buddha karena buah memiliki cabang yang banyak, layaknya jari-jari tangan.
Buah Tangan Buddha ini memiliki kulit tebal dan sedikit daging. Bagi masyarakat Jepang dan Cina, buah ini sering jadikan pengharum ruangan, karena memiliki aroam citrus yang kuat. Sedangkan bagi masyarakat Barat, buah ini kerap digunakan untuk salah satu bahan makanan untuk masakan mewah.
Ackee

Buah ackee ini adalah buah khas dan menjadi salah satu ciri khas Jamaika, walaupun ternyata tanaman ini tidak berasal dari kepulauan ini. Pada 1780, tanaman ini diimpor dari Afrika Barat. Buah ini kaya akan asam lemak, vitamin A, seng dan protein nabati. Ackee ini adalah bahan penting bagi banyak masakan khas Karibia
Perlu diketahui, buah ini tidak bisa sembarangan dikonsumsi. Buah yang belum matang mengandung racun. Sedangkan buah matang yang boleh dimakan hanya bagian berwarna kuning dan bertekstur lembut. Dan, bagian yang paling beracun adalah kulit luar yang berwarna kemerahan dan biji buah. (pet)
• VIVAnews
Sari Kurma membuat tubuh sehat dan kuat siap menjalani puasa
Sajian kurma (inmagine)
Puasa Tanpa Lemas Berkat Sari Kurma
Sari kurma juga bisa membuat tubuh siap untuk jalani puasa di hari berikutnya.
Jum'at, 20 Agustus 2010, 03:28 WIB
Petti Lubis Maka itu, bila sering merasa lemas saat berpuasa, coba mengonsumsi sari kurma saat berbuka nanti. Tak hanya kembalikan energi setelah seharian berpuasa, sari kurma juga bisa membuat tubuh siap untuk jalani puasa hari berikutnya.
Dari beberapa penelitian kesehatan, makanan yang terbuat dari ampas kurma ini juga sangat berkhasiat untuk penderita diabetes melitus, karena kandungan karbohidrat, kalori, dan vitamin sudah terpenuhi dengan baik. Mineral juga sangat banyak ditemukan dalam sari kurma. Magnesium dan kalium setidaknya berada dalam jumlah yang cukup bisa diandalkan untuk membantu kinerja tubuh menjadi lebih baik.
Selain itu, sari Kurma juga mujarab untuk mengobati orang yang terkena demam berdarah (DBD), sulit makan, dan wanita yang akan melahirkan.
Namun, sebelum Anda membeli sari kurma, pastikan produk sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Laporan: Ayutullah Humaeni/Bogor
• VIVAnews
Makanan Herbal Sahabat Perut
(dok. Corbis)
Ada beberapa herbal yang bermanfaat mengatasi perut mual, mulas, kembung, atau sembelit.
Senin, 4 Oktober 2010, 13:06 WIB
Pipiet Tri Noorastuti Berikut sejumlah makanan herbal yang bermanfaat untuk sistem pencernaan, seperti dikutip dari laman Times of India.
Jahe
Jahe mengandung gingerol aktif. Kandungan yang membuat rasa jahe panas, pedas, inilah yang bermanfaat untuk memberikan efek penyembuhan. Jahe sering digunakan untuk terapi kesehatan, yang bekerja pada sistem pencernaan dengan mendorong sekresi enzim pencernaan.
Adas (Fennel)
Adas mengandung anethole. Kandungan ini mampu merangsang sekresi cairan pencernaan dan lambung. Adas juga mengandung asam aspartat, yang bertindak sebagai zat antikembung. Tidak heran, jika kemudian banyak orang memiliki kebiasaan mengunyah biji adas setelah makan. Adas cukup populer disebut 'after mint'.
Yoghurt
Yoghurt mengandung probiotik yang memberi manfaat positif untuk sejumlah aktivitas di dalam usus, seperti memproduksi laktase, membunuh bakteri berbahaya, dan meningkatkan fungsi saluran pencernaan.
Fenugreek
Daun dan biji Fenugreek membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti meredakan sembelit dan mengatasi perut kembung. Memakan biji Fenugreek yang telah direndam semalam dikata cukup ampuh mengatasi gangguan pencernaan.
Daun Mint
Tanaman herbal ini juga banyak dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pencernaan seperti perut mulas, dan perut kembung. Selain mengobati mual, daun mint bermanfaat merangsang nafsu makan dan meredakan sakit kepala. Teh peppermint juga dapat membantu menenangkan tenggorokan kering.
Daun salam
Selain sebagai penyedap masakan, tanaman herbal ini sering dimanfaatkan untuk mengobati migren, dan meredakan stres. Di samping itu, daun salam juga bermanfaat melancarkan sistem pencernaan dan membantu sistem pembuangan racun tubuh.(ywn)
• VIVAnews
Kayu Manis, Atasi Diare Hingga Kolesterol
(doc Corbis)
Batangan kulit kayu beraroma wangi dan manis ini bermanfaat bagi kesehatan.
Jum'at, 8 Oktober 2010, 15:23 WIB
Pipiet Tri Noorastuti Rempah yang memiliki nama latin Cinnamomum verum ini berasal dari Srilanka. Kemudian menyebar ke Mesir dan Cina pada 2000 tahun sebelum Masehi lewat jalan dagang. Kini, tanaman herbal ini juga tumbuh di India, Indonesia, Brazil, Vietnam, and Yunani.
Dalam pengobatan Cina tradisional, kayu manis digunakan sebagai bahan ramuan untuk menyembuhkan pilek, perut kembung, mual, diare, dan nyeri menstruasi. Kayu manis juga diyakini memiliki khasiat untuk meningkatkan energi, vitalitas, dan sirkulasi darah.
Sementara dalam ilmu pengobatan Ayurveda, kayu manis digunakan untuk mengobati diabetes, gangguan pencernaan, dan pilek. Berikut sejumlah manfaat lain dari kayu manis, seperti dikutip dari laman Times of India.
- Setengah sendok teh kayu manis per hari diyakini ampuh menurunkan kolesterol
- Kayu manis mampu menghentikan infeksi jamur yang resisten terhadap pengobatan
- Memiliki efek anti-pembekuan pada darah.
- Studi Universitas Kopenhagen membuktikan, konsumsi campuran setengah sendok teh bubuk kayu manis dan satu sendok makan madu setiap pagi sebelum sarapan selama seminggu membantu mengatasi nyeri arthritis.
- Aroma kayu manis meningkatkan fungsi otak.
- Kayu manis kaya kandungan serat, zat besi, dan kalsium.
Terlepas dari manfaat medis, kayu manis dimanfaatkan untuk penambah cita rasa pada minuman, seperti kopi, the atau cokelat hangat. Wangi dan rasa manisnya membuat perasaan lebih relaks dan nyaman. Tak heran, wangi kayu manis juga banyak dimanfaatkan untuk benda-benda perawatan tubuh seperi sabun, pelembab kulit dan juga minyak esensial aromaterapi.
• VIVAnews
Buah Delima Buah dari Surga Pencegah Kanker
buah delima
Daun buah mengilap, bertekstur, keras, kasar dan sempit berbentuk tombak.
Kamis, 26 Agustus 2010, 13:11 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Anda Nurlaila Daun buah delima mengilap dan bertekstur, keras, kasar dan sempit berbentuk tombak. Sementara buahnya berbentuk biji warna pink kemerah-merahan dengan warna bunga yang bervariasi.
Dimuat dalam Today's Zaman, khasiat delima bagi kesehatan sangat luas. Buahnya merupakan sumber natrium, mengandung riboflavin, thiamine, niacin, vitamin C, kalsium dan fosfor. Dalam berbagai penelitian, kandungan dalam buah delima mampu menghambat dan mematikan sel-sel kanker dan beberapa penyakit kronis lainnya.
Sebuah studi tim dari California menemukan bahwa buah delima kaya ellagitannin, sejenis bahan kimia yang menahan produksi enzim aromatase. Enzim ini yang berperan memicu pertumbuhan sel tumor dan kanker payudara.
Di banyak negara Timur Tengah, delima jamak digunakan untuk membuat jelly, saus dan sirup dalam berbagai hidangan makanan dan minuman tradisional. (pet)
• VIVAnews
Brokoli Ampuh Cegah Radang Saluran Pencernaan
Brokoli (Corbis)
Sayuran cegah bakteri menempel di dinding usus, sehingga kurangi perkembangan gangguan ini
Jum'at, 27 Agustus 2010, 08:02 WIB
Petti Lubis, Mutia Nugraheni Usus akan terasa sakit karena terjadi peradangan dan biasanya disertai gejala diare, muntah dan menurunnya berat badan. Untuk mengatasi hal itu, para ilmuwan telah menemukan beberapa jenis serat larut yang dapat membantu mencegah bakteri menempel pada dinding usus, sehingga mengurangi perkembangan penyakit ini.
Mereka menemukan serat larut dari pisang jenis plantain dan brokoli yang disebut sebagai makanan super. Kedua makanan tersebut memiliki kemampuan untuk melawan sel kanker dan mencegah nyeri arteri. Profesor Jonathan Rhodes, ahli gastrologi dari Liverpool University, Inggris mempublikasikan temuannya dalam The British Medical Journal.
Rhodes dan timnya mengatahui dengan melakukan percobaan tertentu. Ia menambahkan tipe dari bakteri E coli pada usus untuk dikembangbiakkan dengan sel microfold. Lalu, diuji dengan serat larut dari buah-buahan serta sayuran berbeda.
"Serat larut mungkin memiliki efek menguntungkan dengan menghalangi adhesi dari lapisan bakteri usus yang berpotensi membahayakan," kata profesor Rhodes, seperti dikutip dari Telegraph.co.uk.
Sebuah studi klinis sedang dalam proses untuk meneliti efeknya secara lebih detail pada manusia. Profesor Rhodes berpikir untuk melihat efeknya secara langsung mungkin harus makan pisang ukuran besar setidaknya setiap hari.
• VIVAnews
Cara Ampuh Cegah Kolesterol Dengan Buah Apel
apel (inmagine)
Kolesterol adalah ukuran lemak dalam darah. LDL (low density lipoprotein) adalah jenis kolesterol jahat yang bisa memicu penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung dan stroke. Kondisi sehat, LDL tak lebih dari 150 mg/dl.
Sedangkan HDL (high density lipoprotein) adalah jenis kolesterol baik yang bisa membantu mengeluarkan LDL dari arteri. Akan semakin baik bila tubuh memiliki banyak kolesterol baik. Usahakan HDL tak kurang dari 40 mg/dl. Kondisi terbaik adalah lebih dari 60 mg/dl.
Mencegah kolesterol tinggi bisa dilakukan dengan konsumsi makanan sehat. Salah satunya adalah apel. Kandungan gizi buah ini yang bermanfaat adalah seratnya.
Apel punya dua jenis serat. Ada yang tidak dapat dicerna oleh tubuh (insoluble fiber) dan ada yang dapat dicerna (soluble fiber). Jenis soluble fiber yang dominan pada apel adalah pektin, kandungannya mencapai 81%.
Insoluble fiber berkhasiat mencegah penyakit kanker, soluble fiber membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Adanya pektin membuat kolesterol yang berasal dari makanan (seperti dari daging-dagingan, susu, telur) tidak bisa ‘jalan-jalan’ ke saluran pembuluh darah.
Pektin akan mengikat kolesterol dan membuatnya tetap berada dalam usus dan kolesterol akan dibuang dari dalam tubuh melalui feces. Hanya dengan memakan 1 buah apel per hari, Anda sudah mendapatkan 20% serat yang diperlukan tubuh.
Selain apel, konsumsi anggur merah, wortel, dan kacang kedelai juga efeketif mencegah kolesterol tinggi.
VIVAnews
Senin, 6 September 2010, 09:09 WIB
Pipiet Tri Noorastuti Cabai dapat mencegah Kanker
Kandungan capsaicin pada cabai yang menimbulkan rasa pedas, dapat membunuh sel kanker.
Selasa, 14 September 2010, 11:37 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti panen cabe (Arif Firmansyah)
Seperti dikutip dari laman Times of India, capsaicin, yang banyak dikonsumsi dalam makanan yang mengandung cabai, juga digunakan dalam krim topikal untuk menghilangkan nyeri.
Meski perannya dalam perkembangan penyembuhan kanker masih kontroversial, dari penelitian ini terungkap bahwa capsaicin mampu menginduksi apoptosis (kematian sel) pada sel kanker. Penelitian juga menunjukkan bahwa capsaisin dapat bertindak sebagai karsinogen.
Ann Bode dari Universitas Minnesota mengatakan bahwa temuan yang dipublikasikan dalam jurnal kanker 'Cancer Research' ini menjadi catatan penting dalam perkembangan penyembuhan kanker.
Penelitian ini mendukung studi sebelumnya di Inggris bahwa kandungan capsaicin pada cabai yang menimbulkan rasa pedas, dapat membunuh sel kanker tanpa merusak sel normal. Itulah mengapa kasus kanker di Meksiko dan India, yang masyarakatnya banyak mengonsumsi makanan pedas, lebih sedikit dibandingkan negara-negara Barat, yang masyarakatnya cenderung tidak suka makanan pedas.
Dua penelitian yang dilakukan tim dari Australia juga mengungkap, menambahkan cabai dalam setiap masakan bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Tidak hanya itu, makanan pedas juga bisa menstabilkan kadar insulin dalam darah.
Dalam takaran yang tidak berlebihan, makanan pedas bahkan bermanfaat untuk kesehatan lambung. Demikian hasil studi yang dilakukan tim peneliti dari Hungaria. Capsaicin bisa mengurangi asam lambung dan berfungsi sebagai antiinflamasi.
Jadi, mulailah menyisipkan makanan pedas dalam menu harian Anda secara berkala. Tetapi ingat, jangan konsumsi cabai secara berlebihan.(ywn)
• VIVAnews
Stroberi Dapat Melindungi Jantung
Stroberi (dok. Corbis)
Ada banyak cara bisa Anda lakukan untuk mencegahnya. Selain menerapkan pola hidup sehat, rutin mengonsumsi stroberi setiap hari bisa menurunkan risiko terserang penyakit ini. Stroberi dipercaya memiliki kemampuan memperbaiki elastisitas pembuluh darah.
Tim University of Oklahoma melakukan penelitian terhadap sejumlah pasien dengan sindrom metabolik, sebuah kumpulan gejala penyakit jantung seperti obesitas, dan kadar kolesterol tinggi. Mereka diminta mengasup stroberi secara rutin setiap hari.
Di balik manfaatnya terhadap kesehatan, nutrisi yang terkandung dalam stroberi juga membantu menciptakan kulit lebih muda dan cantik. Satu cangkir stroberi bisa memenuhi kebutuhan vitamin A pada tubuh hingga 130 persen.
Antioksidan tinggi pada stroberi juga meningkatkan produksi serat kolagen yang membantu menjaga kulit tetap halus dan kencang. Sementara vitamin C yang terkandung dalam buah ini juga dipercaya mampu mengurangi garis-garis halus, serta mampu melembabkan kulit sehingga kulit senantiasa kencang dan elastis.
Stroberi juga dapat menurunkan risiko kanker dengan menghambat perkembangan sel-sel kanker ganas. Dalam sebuah penelitian, orang yang rutin mengonsumsi stroberi tiga kali lebih rendah terserang penyakit kanker.
Tapi sebelum memulai kebiasaan mengonsumsi stroberi secara rutin, ada baiknya memahami efek buruk stroberi, terutama bagi penderita alergi, gastritis, gastroduodenitis dan gangguan perut lainnya. (hs)
VIVAnews
Rabu, 15 September 2010, 10:50 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti Cobalah konsumsi enam makanan membantu Anda mengusir stres secara sehat.
Makanan Peredam Stres
Senin, 4 Oktober 2010, 15:15 WIB
Siswanto (dok. Corbis)
Cobalah rutin mengonsumsi enam makanan berikut ini agar membantu Anda mengusir stres secara sehat, dikutip dari realbeauty.
Jeruk
Sebuah studi di Jerman yang dimuat dalam jurnal Psychopharmacology menemukan, vitamin C dapat membantu Anda mengurangi stres dan mengembalikan tekanan darah dan kortisol (hormon penyebab stres) ke tingkat normal setelah Anda stres. Vitamin C juga terkenal untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Ubi Jalar
Ubi bisa mengurangi stres Anda. Sebab ubi akan memenuhi kebutuhan tubuh untuk mendapatkan karbohidrat saat Anda berada di bawah stres. Ubi yang mengandung vitamin beta-karoten akan membantu tubuh Anda untuk memproses karbohidrat.
Bayam
Kekurangan magnesium dapat menyebabkan sakit kepala migrain dan rasa lelah. Semangkuk sayur bayam bening mengandung magnesium sebesar 40 persen dari kebutuhan harian Anda.
Salmon
Salmo kaya akan asam lemak omega-3. Diet tinggi asam lemak omega-3 melindungi tubuh dari penyakit jantung. Sebuah studi dari Diabetes & Metabolism menemukan bahwa omega-3 menjaga hormon stres kortisol dan adrenalin dari puncak.
Avokad
Lemak dan kalium dalam avokad membantu menurunkan tekanan darah. Institut Nasional Jantung, Paru, dan Darah menyebutkan, salah satu cara terbaik menurunkan tekanan darah adalah mengonsumsi kalium cukup (alpukat memiliki lebih dari pisang).
Sayuran hijau
Brokoli, kale, dan sayuran hijau juga dapat membantu tubuh kita agar tidak lemah saat stres.
Selain makanan ada, tips lain pengusir stres, antara lain:
- Olaraga teratur
- Mengonsumsi makanan kecil (seperti buah atau biskuit rendah kalori) sepanjang hari, yang akan membuat gula darah Anda stabil.
• VIVAnews
Subscribe to:
Posts (Atom)



